Media Indonesia
Minggu, 20 Desember 2009 22:18 WIB
Penulis : Aryo Bhawono
Buzz up!
JAKARTA--MI: Indonesian Corruption Watch (ICW) mempertanyakan komitmen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam pemberantasan korupsi. Dukungan PKS terhadap penyelesaian Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Penyadapan dapat melemahkan peran PKS di DPR.
ICW mempertanyakan komitmen PKS dalam pemberantasan korupsi menyusul dukungan partai ini terhadap upaya penyelesaian RPP Penyadapan yang dilakukan oleh Menkominfo Tifatul Sembiring. Peneliti ICW Febri Diansyah menyatakan PKS telah mendukung sebuah peraturan yang melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Kami mempertanyakan secara serius komitmen PKS dalam pemberantasan korupsi," tegasnya ketika dihubungi di Jakarta, Minggu (20/12).
Ia menyatakan dukungan PKS terhadap penyelesaian RPP Penyadapan dapat memandulkan peran partai ini di DPR. Walaupun Tifatul Sembiring merupakan kader, namun selaku partai, PKS harus tetap memiliki peran pengawasan. "Saya yakin masih ada kader PKS yang memiliki komitmen tinggi terhadap pemberantasan korupsi. Tapi dengan dukungan ini, kami takut PKS sendiri akan terbelah," jelasnya.
Febri mengingatkan, PKS jangan sampai terjebak dalam kepentingan Menkominfo untuk menyelesaikan RPP Penyadapan. "Bagi kami sudah jelas, kepentingan apa yang dimiliki di belakang RPP Penyadapan. Karena secara hukum, tiga hakim Mahkamah Konstitusi (MK) sudah menyatakan RPP itu tidak konstitusional," tambahnya.
Sebelumnya, Juru Bicara PKS Ahmad Mabruri menyatakan partainya mendukung upaya Menkominfo untuk menyelesaikan RPP Penyadapan. Upaya yang dilakukan oleh Menkominfo dinilainya cukup baik. "Kan karena upaya ini, publik memperdebatkan, sehingga hasilnya bisa maksimal," tuturnya.
Ia menyatakan, sebelumnya wacana RPP Penyadapan mengendap pada masa Menteri M Nuh. Namun, pada masa Menteri Tifatul Sembiring, wacana RPP Penyadapan dikritisi oleh masyarakat. "Pak Tifatul yang mampu mengangkat wacana ini ke permukaan," jelasnya. (AO/OL-04)
Sunday, December 20, 2009
ICW Pertanyakan Komitmen PKS Basmi Korupsi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment